Jenis Altcoin dalam Cryptocurrency
Dalam artikel ini saya akan membahas jenis jenis Altcoin dalam Cryptocurrency, namun sebelum kita lanjut, sebenarnya apa itu Altcoin
Altcoin adalah koin alternative atau Alternative Coin yang mana artinya Semua koin crypto selain Bitcoin.
Kenapa namanya Altcoin?
Sejarahnya di mulai pada tahun 2009 ketika Bitcoin lahir, itu crypto pertama di dunia . Setelah Bitcoin sukses, lalu bermunculan lah koin-koin baru yang pengen jadi "alternatif" yang lebih baik dari Bitcoin.Semua alternatif itu disebut Altcoin.
Jadi rumusnya: Bitcoin + Altcoin = Seluruh market crypto
Contoh biar langsung paham:
• Bitcoin (BTC) = Bukan altcoin, dia rajanya.
• Ethereum (ETH), Solana (SOL), BNB, Dogecoin, USDT, XRP = Semua ini adalah Altcoin.
Bahkan Ethereum yang nomor 2 terbesar di dunia pun tetap disebut altcoin.
Kenapa orang bikin Altcoin?
Karena Bitcoin memiliki kelemahan:
1. Bitcoin lemot & mahal - Transaksi 10 menit, fee mahal. Muncul lah Solana, BNB yang super cepat dan murah.
2. Bitcoin cuma bisa buat kirim uang - Gak bisa buat aplikasi. Muncul lah Ethereum yang bisa buat smart contract, NFT, DeFi, game.
3. Bitcoin supply terbatas - Ada yang bikin koin dengan konsep baru kayak stablecoin (USDT) yang harganya patok $1.
Jadi setiap altcoin itu jualan solusi: "Gue lebih cepat dari Bitcoin", "Gue lebih pinter dari Bitcoin", "Gue lebih lucu dari Bitcoin" (itu memecoin).Sampai sekarang ada lebih dari 2 juta altcoin terdaftar.
Intinya kalau kamu dengar orang bilang "lagi serok altcoin", artinya dia lagi beli koin selain Bitcoin, entah itu ETH, SOL, DOGE, PEPE, apapun.
Dalam dunia Cryptocurrency biasanya kita seringnya mengenal token ERC20.Padahal ERC-20 itu cuma 1 standar token di Ethereum. Di luar itu Altcoin itu luas banget, dibagi 2 cara:
1. Berdasarkan STANDAR TOKEN - sama kayak ERC-20 tapi di blockchain lain
Ini yang paling sering ditanya orang:
Di EVM Chain lain (mirip ERC-20):
• BEP-20 - di BNB Chain (Binance). Contoh: CAKE, BABY, BUSD. Fee paling murah, jadi banyak dipakai.
• BEP-2 - standar lama BNB sebelum jadi BNB Chain
• Polygon, Arbitrum, Optimism, Base, Avalanche C-Chain - mereka tetap pakai standar ERC-20 juga karena EVM compatible, tapi beda jaringan.
Di Non-EVM Chain:
• TRC-20 / TRC-10 - di TRON. Contoh: USDT TRC-20 yang paling sering dipakai orang Indo karena fee murah.
• SPL - di Solana. Contoh: BONK, WIF, JUP, RAY. Ini standar token Solana.
• Jetton - di TON (Telegram). Contoh: NOT, DOGS.
• SRC-20 / BRC-20 / ARC-20 - di Bitcoin, token yang di-minting di atas jaringan Bitcoin. Contoh: ORDI
• ASA - di Algorand
• CW-20 - di Cosmos ecosystem
Dan di Ethereum sendiri selain ERC-20 masih ada:
• ERC-721 - untuk NFT 1/1
• ERC-1155 - untuk NFT semi-fungible (dipakai game)
2. Berdasarkan FUNGSI / JENIS KOIN - ini klasifikasi sebenarnya
Kalau ditanya "jenis altcoin", biasanya maksudnya ini:
1. Native Coin Layer-1: Koin utama blockchain-nya sendiri. Bukan token.
Contoh: ETH, SOL, BNB, ADA, AVAX, TON, TRX
2. Stablecoin: Harganya dipatok 1:1 ke dollar
Contoh: USDT, USDC, DAI, FDUSD
3. Utility Token: Dipakai buat bayar layanan di dalam proyek
Contoh: LINK (Chainlink), MATIC (dulu utility Polygon), FIL (Filecoin)
4. Governance Token: Buat voting DAO, nentuin masa depan proyek
Contoh: UNI (Uniswap), ARB (Arbitrum), OP (Optimism)
5. DeFi Token: Fokus di keuangan - lending, staking, DEX
Contoh: AAVE, MKR, LDO
6. Layer-2 Token: Token untuk scaling Ethereum
Contoh: ARB, OP, STRK
7. Memecoin: Tidak ada utility, murni komunitas & meme
Contoh: DOGE, SHIB, PEPE, BONK
8. AI, RWA, DePIN, GameFi: Kategori narasi baru
Contoh: FET / TAO (AI), ONDO (RWA - Real World Asset), RENDER (DePIN), IMX / AXS (Gaming)
Jadi kalau kamu lagi cari altcoin di luar ERC-20, kamu lagi cari di jaringan mana?
Kalau mau fee murah buat USDT/USDC, biasanya orang pindah ke TRC-20 atau SPL. Kalau mau trading memecoin baru, banyak di SPL (Solana) dan BEP-20.
Apa itu EVM Chain?
EVM itu singkatan Ethereum Virtual Machine.
Bayangin seperti ini biar gampang: Ethereum itu kayak sistem operasi Android. EVM itu adalah mesin di dalam Android yang bikin semua aplikasi (Aplikasi = smart contract / token) bisa jalan.
Jadi setiap blockchain yang bilang "kami EVM Compatible", artinya dia bisa menjalankan aplikasi-aplikasi Ethereum tanpa perlu ngoding ulang.
Analogi paling gampang:
EVM = Bahasa Inggris di dunia crypto.
Kalau kamu bisa Bahasa Inggris (EVM), kamu bisa ngobrol di Amerika (Ethereum), di Singapura (BNB Chain), di Inggris (Polygon), di Australia (Arbitrum). Beda negara / beda chain, tapi bahasanya sama.
Kalau chain yang Non-EVM kayak Solana, TRON, Bitcoin, itu kayak kamu harus pakai Bahasa Jepang, Bahasa China - beda bahasa total, harus belajar dari nol.
Kenapa ini penting buat kamu?
1. Dompet sama:
Alamat wallet EVM semua sama formatnya 0x...
Kamu bisa pakai 1 dompet MetaMask yang sama untuk akses Ethereum, BNB Chain, Polygon, Arbitrum, Base, Avalanche.
Kalau Solana alamatnya beda ..., TRON beda lagi T...
2. Token standar sama:
Karena bahasanya sama, semua chain EVM pakai standar ERC-20. Makanya kemarin kamu nanya jenis selain ERC-20, jawabannya adalah BEP-20 itu sebenarnya ERC-20 juga, cuma beda jaringan.
3. Fee beda jauh:
Ini intinya. Walaupun aplikasinya sama, biaya sewa mesinnya beda.
• Transaksi di Ethereum (EVM asli): Mahal, bisa $2 - $20 sekali kirim
• Transaksi di BNB Chain (EVM Compatible): Murah, cuma $0.10 - $0.30
• Transaksi di Arbitrum / Base (EVM Layer-2): Super murah, $0.01
Jadi developer pilih bikin proyek di chain EVM yang murah biar user gak kabur karena fee mahal.
Blockchain apa aja yang EVM Compatible?
BNB Chain, Polygon, Arbitrum, Optimism, Base, Avalanche, Linea, zkSync.
Yang TIDAK EVM:
Solana (SPL), TRON (TRC-20), TON, Bitcoin, Cosmos.

Posting Komentar